tik sma

1. INP (Internet Network Provider) yaitu penyedia layanan jaringan menuju Global Internet. Di Indonesia terdapat beberapa INP hingga saat ini yaitu Indosat, XL, Telkom, dll.
2. ISP (Internet Service Provider)yaitu penyedia layanan akses internet ke pengguna baik rumah tangga maupun perkantoran. ISP di Indonesia cukup banyak.
3. ICP (Internet Content Provider) yaitu penyedia layanan jasa pembuatan halaman web, penyajian informasi ke portal atau bahkan membuat situs e-Business hingga membangun jalur pembayaran transaksi dengan pihak perbankan, misalnya Indonesian Interactive (I2).

MANFAAT KABEL dan KONEKTOR :

Dengan berjalannya waktu pada jaringan nirkabel menjadi lebih baik dan mereka menjadi lebih mudah untuk melakukan setup, mereka peningkatan keamanan dan mereka semakin cepat dan lebih cepat di kecepatan transfer.



KELEBIHAN dan KEKURANGAN KABEL KONEKTOR :
Dalam merancang sebuah jaringan yang menggunakan hub atau switch sudah pasti bahwa topologi jaringannya adalah star.
Pada dasarnya kedua alat ini (hub dan switch) adalah sama fungsinya yaitu sama-sama sebagai sentral atau pusat untuk membagi koneksi dari satu komputer ke komputer lainnya.

Pada hub maupun switch memiliki beberapa port RJ45-female yang merupakan tempat untuk terhubungnya konektor RJ45-male yang terpasang pada ujung kabel jaringan.
Untku dukungan banyaknya workstation yang bisa terhubung tergantung pada jumlah port yang tersedia pada hub atau swith tersebut. Biasanya port RJ45-female yang tersedia pada hub atau swith berjumlah 4, 8, 12, 16, 24 port.
Selain port-port yang disediakan untuk menghubung ke komputer dalam jaringan, disediakan juga satu port untuk koneksi yang lebih tinggi misalnya ke server atau koneksi internet dalam jaringan tersebut, atau bisa juga digunakan sebagai penghubung antar hub (apabila dalam jaringan menggunakan lebih dari 1 hub/switch).

MANFAAT HUB :
- memfasilitasikan penambahan, penghilangan atau pemindahan
- workstation. menambah jarak network (fungsi sebagai repeater)
- menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda
- (Ethernet, Token Ring, FDDI). menawarkan feature yang fault
- tolerance (isolasi kerusakan) memberikan manajemen service yang
- tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic)

KELEBIHAN KABEL dan KONEKTOR :

- Fleksibel, mudah dipakai untuk instalasi dalam ruangan.
-Dapat langsung dihubungkan ke komputer menggunakan konektor BNC.
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah

KELEMAHAN KABEL dan KONEKTOR :
- jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
- mudah terpengaruh noise (gangguan)
- instalasinya cukup sulit

MANFAAT REFEATER(Pengulang) :
adalah menyerupai satu stasion yang tidak mempunyai operator,biasanya terletak di tempat yang TINGGI seperti diatas bukit ,Gedung bertingkat atau bangunan tinggi. Pada umumnya pengulang di tempatkan di satu kawasan yang TINGGI. Pengulang berfungsi memancar semula sinyal lemah atau kuat dari Pemancar Radio Bimbit (Walkie Talkie / Handy Talkie) atau pemancar dari hp (Mobile) agar memancarkan sinyal lebih kuat dan jauh. Sehingga komunikasi antar Handy Talkie (HT) atau mobil dapat lebih sempurna dalam jangkauan yang lebih jauh.
KELEBIHAN REFEATER :
- hemat kabel
- mudah dikembangkan
- tidak membutuhkan kendali pusat
- layout kabel sederhana


KELEMAHAN REFEATER :

- deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- kepadatan lalu lintas tinggi
- keamanan data kurang terjamin
- kecepatan akan menurun bila jumlah user (pemakai) bertambah
- diperlukan repeater untuk jarak jauh

MANFAAT BRIDGE :
Bridge mampu mengenali port dan address dengan cara memeriksa alamat sumber dari frame yang dilihatnya di masing - masing port. Ketika frame tersebut sudah sampai ke port, alamat sumber akan disimpan dan bridge mengasumsikan alamat MAC telah diasosiasikan dengan port tersebut. Ketika alamat telah diketahui, bridge akan mem-forward frame ke semua port.

KELEBIHAN BRIDGE :
1. mudah untuk di buat
2. cocok digunakan untuk device-device wireless network, karena device wireless banyak yang tidak mendukung routing
KELEMAHAN BRIDGE :
1. netters akan kesulitan untuk mengatur trafik broadcast (misal : virus, arp spoofing, dos).
2. masalah pada satu segment akan membuat masalah yang sama di semua segment pada bridge yang sama
3. sulit untuk membuat fail over system
4. sulit untuk melihat kualitas link pada tiap segment
5. beban trafik pada setiap perangkat yang dilalui akan berat, karena terjadi akumulasi trafik.

KEUNGGULAN ROUTER :
• Isolasi trafik broadcast. Kemampuan ini memperkecil beban jaringan karena trafik jenis ini dapat diisolasikan pada sebuah LAN saja.
• Fleksibilitas. Router dapat digunakan pada topologi jaringan apapun dan tidak peka terhadap masalah kelambatan waktu.
• Pengaturan prioritas. Router dapat mengimplementasikan mekanisme pengaturan prioritas antar protokol.
• Pengaturan konfigurasi. Router umumnya dapat lebih dikonfigurasi daripada bridge.
• Isolasi masalah. Router membentuk penghalang antar LAN dan memungkinkan masalah yang terjadi diisolasi pada LAN tersebut.
• Pemilihan jalur. Router umumnya lebih cerdas daripada bridge dan dapat menentukan jalur optimal antar dua sistem.


KELEMAHAN ROUTER :
Tergantung pada protokol. Router yang beroperasi pada lapisan network OSI hanya mampu meneruskan trafik yang sesuai dengan protokol yang diimplementasikan.
• Biaya. Router umumnya lebih kompleks daripada bridge dan lebih mahal. Overhead pemrosesan pada router lebih besar sehingga throughput yang dihasilkan dapat lebih rendah daripada bridge.
• Pengalokasian alamat. Dalam internetwork yang menggunakan router, memindahkan sebuah mesin dari LAN yang satu ke LAN yang lain berarti mengubah alamat jaringan pada sistem itu.
• Sistem tak terjangkau. Penggunaan routing table statik menyebabkan beberapa sistem dapat terjangkau oleh sistem lain.

MANFAAT ROUTER :

sebagai jembatan dari 2 network, sehingga dapat
berinteraksi tanpa harus mengganti alamat IP salah 1 network-nya. Router
merupakan system operasi berbasis linux yang digunakan administrator untuk
memonitoring dan penanganan apabila terjadi kesalahan pada jaringan
computer. Umumnya router berbasis linux akan tetapi tidak menutup
kemungkinan berbasis windows server. Operating system yang digunakan
dalam penelitian ini adalah mikrotik yang difungsikan sebagai route. Router
secara fisik merupakan PC yang digunakan untuk memenagement jaringan
yang ada.




KEUNTUNGAN dan KERUGIAN ICP :
Keuntungan menggunakan ICP mencakup kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi semua elemen dengan pengecualian Argon karena panjang gelombang banyak dari sensitivitas bervariasi tersedia untuk penentuan setiap unsur satu, ICP cocok untuk semua konsentrasi dari tingkat ultratrace untuk komponen utama deteksi batas umumnya rendah untuk elemen yang paling dengan berbagai khas 1 - 100 g / L. Mungkin keuntungan terbesar memanfaatkan suatu ICP ketika melakukan analisis kuantitatif adalah kenyataan bahwa analisis multielemental dapat dicapai, dan cukup cepat.

0 komentar:

Populer

 
Powered by Blogger