DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA
Dalam kehidupan bermasyarakat yaitu kehidupan yang ada dalam masyarakat dilihat dari pekerjaan seseorang (guru, pegawai, petani) maupun dilihat dari tempat tinggal yang berbeda (desa atau kota).
1. Dampak Globalisasi Ekonomi
Globalisasi ekonomi ini sesungguhnya didukung oleh sebuah kekuatan yang luar biasa hebatnya, yaitu apa yang disebut liberalisasi ekonomi, yang sering juga di sebut kapitalisme pasar bebas.
Kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang mengatur proses produksi dan pendistribusian barang dan jasa. Kapitalisme ini mempunyai tiga pokok, yaitu pertama, sebagian besar sarana produksi dan distribusi dimiliki oleh individu; kedua, barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas yang bersifat kompetitif: ketiga, modal diinvestasikan ke dalam barbagai usaha untuk menghasilkan laba.
Bagi negara-negara berkembang, hal tersebut jelas akan sangat merugikan, karena produk dalam negerinya tidak akan mampu bersaing dengan produk negara maju.
Dilihat dari kacamata yang positif, maka globalisasi akan mempunyai dampak yang menyenang kan, karena dengan globalisasi di bidang ekonomi, orang akan secara mudah memperoleh barang konsumtif yang di butuhkan, membuka lapangan kerja bagi yang memiliki keterampilan, dapat mempermudah proses pembangunan industri, juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
2. Dampak Globalisasi Sosial Budaya
Dalam bidang sosial dan budaya, dampak globalisasi antara lain adalah meningkatnya individualisme, perubahan pada pola kerja, terjadinya pergeseran nilai kehidupan dalam
Mereka berlomba-lomba meniru gaya hidup ala barat yang tidak cocok jika diterapkan di Indonesia, seperti berganti-ganti pasangan, konsumtif dan hedonisme. Pranata-pranata atau lembaga-lembaga sosial baru seperti lembaga swadaya Masyarakat (LSM), organisasi profesi dan pasar modal. Perkembangan pakain, seni dan ilmu pengetahuan turut meramaikan masyarkat.
3. Dampak Globalisasi Politik
Dalam bidang politik, dampak globalisasi antara lain adalah dengan perubahan sistem kepartaian yang dianut, sehingga memunculkan adanya partai-partai baru; terjadinya perubahan sistem ketatanegaraan, pelaksanaan pemilihan umum untuk anggota-anggota parlemen, pemilihan Presiden dan Wapres, Pemilihan Gurernur dan wakil walikota yang dilaksanakan secara langsung.

0 komentar:
Posting Komentar